Gubernur Minta Optimalkan BLKI

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengingatkan para kepala daerah di Kaltim agar dapat mengoptimalkan dan memberdayakan Balai Latihan Kerja  Industri (BLKI) yang ada  dalam upaya menurunkan angka pengangguran. Dikatakan, selain mengoptimalkan dan memberdayakan BLKI di masing-masing daerah, Pemprov Kaltim melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)  juga melaksanakan job market fair dan pelatihan kerja berbasis kompetensi.

Upaya ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan profesional  sehingga daya saing para pencari kerja juga meningkat. "Untuk menurunkan angka pengangguran diperlukan dukungan dan kerjasama lintas sektor dan lintas wilayah. Pengembangan sektor padat karya juga diperlukan untuk menyerap tenaga kerja," kata Awang Faroek Ishak di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (20/3).

Keberadaan BLKI di daerah, kata Awang Faroek   hendaknya dapat memberikan kontribusi yang positif dalam pembinaan dan pelatihan kerja, agar mampu menjadi pencari kerja yang  profesional di berbagai bidang. Apalagi Kaltim saat ini sedang melakukan pembangunan dan pengembangan kawasan industri di beberapa daerah. Belum lagi, pengembangan kilang  minyak di Balikpapan dan Bontang yang memerlukan tenaga kerja mencapai 20 ribu tenaga kerja secara bertahap. Untuk tahap pertama saja harus menyiapkan 5 ribu tenaga kerja yang sebelumnya sudah dilaunching sebanyak 30 tenaga kerja yang sekarang sedang mengikuti pelatihan di BLKI Balikpapan. 

"Oleh karena itulah BLKI Balikpapan maupun BLKI yang ada daerah lainnya dapat bersama-sama mempersiapkan tenaga kerja  yang handal, baik untuk perluasan kilang minyak maupun untuk ditempatkan di kawasan industri lainnya di daerah, dan diharapkan masyarakat Kaltim ikut serta dalam berbagai proyek di Kaltim," kata Awang Faroek. 

Selain itu, Awang Faroek juga minta kepada para pengusaha di Kaltim  untuk ikut serta menyukseskan proyek-proyek strategis nasional maupun proyek prioritas pembangunan lainnya. "Pengusaha-pengusaha Kaltim jangan berdiam diri,  tetapi harus ikut serta menyukseskan proyek-proyek yang ada di Kaltim. Jangan hanya jadi penonton tetapi harus ambil bagian dalam  berbagai proyek pembangunan," ujarnya. (mar/sul/humasprov)