Rapat Peningkatan Penilaian Laporan Hasil Evaluasi SAKIP Bidang Ketenagakerjaan Dan Ketransmigrasian Provinsi Kalimantan Timur Triwulan I Tahun 2024

Tenggarong – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur mengadakan rapat peningkatan penilaian laporan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Triwulan I Tahun Anggaran 2024.

Acara ini berlangsung pada tanggal 6-7 Juni 2024 di Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Rapat tersebut turut mengundang Kepala Disnakertrans Provinsi Kalimantan Timur, H. Rozani Erawadi, S.H., M.Si., yang juga membuka acara. Selain itu, hadir pula Narasumber Inspektur Wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Narasumber dari Biro Organisasi dan Tata Laksana Provinsi Kalimantan Timur, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas JFT, serta pelaksana Disnakertrans Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, H. Rozani Erawadi menegaskan pentingnya reformasi birokrasi dengan menargetkan area perubahan, salah satunya adalah peningkatan akuntabilitas pelayanan publik. “Evaluasi ditujukan untuk menilai tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban atas hasil (Outcome) terhadap penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintahan yang berorientasi pada hasil,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan dan mengambil langkah-langkah korektif pada masing-masing bidang dan unit kerja. “Sehingga apa yang menjadi tujuan dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi bisa segera terwujud,” tambahnya.

Rapat ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan akuntabilitas di lingkungan Disnakertrans Provinsi Kalimantan Timur, serta memberikan kontribusi positif terhadap pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian

Panel dan Diskusi Rapat Koordinasi Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Se-Kalimantan Timur Tahun 2024

Sangatta – Rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Se-Kalimantan Timur Tahun 2024 memasuki hari kedua dengan kegiatan yang berlangsung di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Kutai Timur. Acara ini kembali dilanjutkan dengan sesi paparan dari para narasumber yang berkompeten di bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian.

Kegiatan hari kedua dimulai dengan mendengarkan paparan dari lima narasumber utama, antara lain:
Wibowo Puji Raharjo, S.H., M.M., Direktur Fasilitasi Penataan Persebaran Penduduk di Kawasan Transmigrasi Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Widyantoro Mukti Raharjo, S.Sos., M.M., Perencana Ahli Madya Kementerian Ketenagakerjaan RI, Dra. Mesra Betty Yel, M.M., M.Kom., DBA, LA Kementerian Ketenagakerjaan RI, Nikodemus Lupa, S.Sos., M.Si. Direktorat Kelembagaan dan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial Kementerian Ketenagakerjaan RI, Tri Pudji Astanti, B.Eng., Koordinator Bidang Analisis Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI Bina PTKDN.

Setelah sesi paparan dan istirahat sholat makan (ishoma), kegiatan dilanjutkan dengan diskusi yang dibagi menjadi empat desk utama, yaitu Desk Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan, Desk Bidang Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Desk Penempatan Tenaga Kerja, Desk Transmigrasi.

Diskusi ini bertujuan untuk menggali isu-isu spesifik dan menemukan solusi praktis yang dapat diterapkan di setiap bidang. Peserta dari Kabupaten/Kota aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman serta ide-ide inovatif untuk kemajuan bersama.

Kegiatan hari kedua ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Rapat Koordinasi Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Se-Kalimantan Timur. Kesepakatan ini memuat berbagai keputusan penting dan rencana aksi yang akan diambil untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur.

Acara ditutup dengan sambutan penutup dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur, yang mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dan berharap hasil dari rapat koordinasi ini dapat diimplementasikan dengan baik untuk kemajuan ketenagakerjaan dan ketransmigrasian di Kalimantan Timur.

Pembukaan Rapat Koordinasi Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Se-Kalimantan Timur Tahun 2024

Sangatta – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur menggelar. Acara ini berlangsung meriah di dua lokasi berbeda, yaitu Rumah Jabatan Bupati Kutai Timur pada tanggal 29 Mei dan Hotel Royal Victoria Sangatta pada tanggal 30 Mei 2024.

Mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Kalimantan Timur yang Berdaya Saing untuk Mendukung Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)”, rapat koordinasi ini sesuai dengan arahan dari PJ. Gubernur Kalimantan Timur, yang menetapkan tahun 2024 sebagai tahun peningkatan kinerja dan prestasi.

Peserta rapat terdiri dari pejabat eselon III dan IV di lingkungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur, kepala dinas yang membidangi ketenagakerjaan dan ketransmigrasian dari kabupaten/kota beserta pejabat eselon III, Bappeda, Kesra, BPKAD, OPD, dan instansi vertikal terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Acara dimulai dengan tarian selamat datang yang memukau, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Kalimantan Timur, dan Mars Kutai Timur. Setelah itu, doa bersama dipanjatkan untuk memohon kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur, Aji Syahdu Gagah Citra, S.Sos., M.Hum., menyampaikan laporan panitia. Dalam laporannya, Aji Syahdu menjelaskan pentingnya sinkronisasi usulan program pemerintah provinsi dengan usulan dari kabupaten/kota untuk tahun 2024. Hasil pembahasan ini akan diserahkan kepada kementerian sebagai bahan masukan penyusunan Rencana Tenaga Kerja Daerah dan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur, H. Rozani Erawadi, S.H., M.Si., yang mewakili Pj. Gubernur, menegaskan bahwa sinergi adalah kunci dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa program-program yang dirancang dan diimplementasikan benar-benar mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.

Rozani juga menyampaikan bahwa rakor ini memiliki peran strategis dalam membangun koordinasi, memberikan informasi, serta menciptakan keterpaduan dan kerja sama dalam mewujudkan pembangunan daerah. “Rakor ini sangat penting untuk meningkatkan SDM di Kaltim yang tangguh dan kompeten di bidang yang diinginkan, khususnya dalam urusan ketenagakerjaan dan ketransmigrasian,” lanjutnya.

Sambutan terakhir sekaligus pembukaan resmi kegiatan disampaikan oleh Bupati Kutai Timur, Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si. Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah berharap agar kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur dan mendukung penuh pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan dan program yang bermanfaat serta implementasi yang efektif dalam pembangunan ketenagakerjaan dan ketransmigrasian di Provinsi Kalimantan Timur.

Asistensi Penilaian Indeks Kinerja Lembaga Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3

Balikpapan – Kegiatan Asistensi Penilaian Indeks Kinerja Lembaga Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 dilaksanakan selama satu hari di Golden Tulip Balikpapan Hotel & Suites. Acara yang berlangsung pada hari Selasa, 21 Mei 2024, ini diikuti oleh 43 peserta yang terdiri dari pejabat struktural, pegawai pengawas, dan staf di Bidang Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Bina Sistem Pengawasan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Narasumber tersebut memberikan materi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi para peserta dalam melakukan penilaian indeks kinerja lembaga pengawasan ketenagakerjaan dan K3.

Dalam sambutan pembukaannya, Plt. Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Kaltim, Dedy Nugroho, S.T., M.Ling., yang mewakili Kepala Dinas, menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam rangka meningkatkan efektivitas pengawasan ketenagakerjaan dan K3 di Provinsi Kalimantan Timur.

“Dengan adanya kegiatan asistensi ini, diharapkan para peserta dapat lebih memahami dan menerapkan metode penilaian indeks kinerja yang sesuai dengan standar nasional,” ujar Dedy Nugroho.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengawasan ketenagakerjaan dan K3. Dengan penilaian indeks kinerja yang lebih baik, diharapkan lembaga pengawasan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif dan efisien, serta mampu menghadapi tantangan yang semakin kompleks di bidang ketenagakerjaan dan keselamatan kerja.

Para peserta memberikan respons positif terhadap kegiatan ini dan berharap agar asistensi serupa dapat terus dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitas mereka dalam menjalankan tugas pengawasan ketenagakerjaan dan K3.

Rapat Teknis Kerja Pengawas Ketenagakerjaan Tahun 2024 Dorong Peningkatan Pengawasan Perusahaan di Kalimantan Timur

Balikpapan – Kegiatan Rapat Teknis Kerja Pengawas Ketenagakerjaan Tahun 2024 diselenggarakan di Golden Tulip Hotel & Suites Balikpapan dengan tema “Pelaksanaan Standar Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Profesionalisme Pengawas Ketenagakerjaan”. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur, bersama dengan Pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur. Turut serta pula peserta pengawas ketenagakerjaan di lingkungan provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Salah satu narasumber utama dalam rapat ini adalah Biro Organisasi Setda Provinsi Kalimantan Timur dan Plt. Kepala Bidang Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan. Pembukaan acara dilakukan oleh Kepala Disnakertrans Provinsi Kalimantan Timur, H. Rozani Erawadi, S.H., M.Si, secara daring, yang menyampaikan pentingnya meningkatkan pengawasan ketenagakerjaan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, H. Rozani Erawadi menyoroti data terbaru yang menunjukkan adanya sekitar 33.000 perusahaan yang terdaftar dalam sistem WLKP Online pada November 2023. Namun, jumlah pengawas ketenagakerjaan yang ada masih jauh dari mencukupi untuk melakukan pengawasan secara efektif terhadap semua perusahaan tersebut.

“Oleh karena itu, kami berharap Rapat Teknis Pengawasan Ketenagakerjaan ini dapat merumuskan langkah-langkah untuk memastikan minimal 3000 pengawasan perusahaan dapat dilaksanakan dengan mematuhi norma dan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik,” ujar H. Rozani Erawadi.

Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan strategi-strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan pengawasan ketenagakerjaan di Kalimantan Timur, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat bagi para pekerja. Langkah-langkah konkret untuk meningkatkan jumlah pengawas perusahaan dan meningkatkan kualitas pengawasan akan menjadi fokus utama dalam upaya mencapai tujuan tersebut

.

Pembukaan Bimbingan Konsultasi Produktivitas Pada Perusahaan Menengah Tahun 2024

Balikpapan – Bimbingan Konsultasi Produktivitas Pada Perusahaan Menengah Tahun 2024 resmi diselenggarakan di Hotel Blue Sky, Balikpapan. Acara pembukaan ini mengundang Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan, Pejabat Administrator di lingkungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur, serta Instruktur dan Narasumber terkemuka di bidang produktivitas.

Kegiatan ini dihadiri oleh 20 peserta yang berasal dari 20 perusahaan berbeda, yang tersebar di Kota Samarinda, Balikpapan, Kabupaten Kutai Timur, dan Kutai Kartanegara. Pelatihan ini akan berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 Mei 2024.

Dalam acara pembukaan, sambutan dari Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kerja, Muhammad Abduh, SP. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan produktivitas di perusahaan-perusahaan menengah sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Apabila produktivitas perusahaan telah meningkat maka para pekerja di perusahaan tersebut juga turut merasakan manfaat dalam bentuk kondisi kerja yang lebih baik dan penghasilan yang meningkat. Dengan demikian, ada peluang untuk perusahaan dapat mengembangkan perusahaannya lebih besar lagi dan dapat mengurangi pengangguran,” ujar Muhammad Abduh.

Para peserta akan mendapatkan materi dari para Instruktur Produktivitas serta Narasumber dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Kalimantan Timur.

Dengan bimbingan dan konsultasi ini, diharapkan perusahaan-perusahaan menengah di daerah Kalimantan Timur dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas mereka, sehingga dapat berkontribusi lebih besar pada perekonomian lokal dan nasional.